Sekda Haltim Minta Puskesmas Benahi Pelaporan Keuangan

- Publisher

Senin, 21 September 2026 - 10:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

HALTIM, GoogiraNews – Sekretaris Daerah Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat meminta pengelola puskesmas memperbaiki ketertiban administrasi keuangan. Permintaan itu disampaikan dalam rapat evaluasi operasional dan pelaporan keuangan bersama Dinas Kesehatan, Senin (21/9/2026).

Sekda menekankan kedisiplinan dan ketepatan waktu dalam menyampaikan informasi terkait pelaksanaan tugas. Menurutnya, pengelolaan keuangan membutuhkan koordinasi dan pencatatan yang akurat.

“Kedisiplinan dan ketepatan waktu dalam penyampaian informasi penting untuk memastikan tugas bersama berjalan lancar,” ujar Sekda Ricky.

Dalam rapat tersebut, Dinas Kesehatan memaparkan perkembangan penyerapan anggaran operasional puskesmas. Realisasi secara keseluruhan tercatat 69,98 persen atau Rp9,16 miliar dari pagu Rp13,13 miliar.

Baca Juga :  Ultimatum Pemda Haltim, PT JAS Harus Segera Bayar Kompensasi Petani

Adapun operasional puskesmas di wilayah lainnya mencatat penyerapan 56,53 persen. Nilai tersebut berasal dari total pagu anggaran sebesar Rp3,3 miliar.

Evaluasi turut menemukan ketidaksesuaian antara data sistem informasi dan pencatatan manual keuangan. Perbedaan itu terlihat dalam laporan realisasi DPA JKN dan kapitasi.

Data Dinas Kesehatan mencatat realisasi sebesar 41 persen. Sementara pencatatan manual menunjukkan angka lebih tinggi, yakni sekitar 65 hingga 68 persen.

Perbedaan pencatatan dipengaruhi proses verifikasi administrasi melalui aplikasi Srikandi. Proses tersebut belum sepenuhnya mencapai tahapan penerbitan SPDB dan SP2D.

Dinas Kesehatan kemudian menyampaikan langkah penguatan pengelolaan dana JKN dan kapitasi. Pengoptimalan dilakukan melalui mekanisme Sikna untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas anggaran.

Baca Juga :  Bupati Haltim Lepas 9 JCH 1447 H, Tekankan Kekompakan dan Kesehatan

Pembayaran jasa pelayanan puskesmas diarahkan menggunakan mekanisme non-tunai. Kebijakan tersebut bertujuan mengurangi risiko transaksi tunai dalam pengelolaan keuangan.

Penguatan koordinasi juga menjadi perhatian dalam evaluasi tersebut. Staf, kepala puskesmas, dan tim keuangan diminta berkoordinasi dengan BPKAD.

Dinas Kesehatan mengingatkan pentingnya mendeteksi kendala administrasi sebelum memengaruhi pelaporan tahunan. Langkah antisipasi diperlukan agar penyampaian laporan tidak mengalami keterlambatan.

Melalui evaluasi ini, pemerintah daerah mendorong perbaikan tata kelola keuangan puskesmas. Percepatan proses administrasi diharapkan membantu pencapaian target penyerapan anggaran tahun 2026.

Berita Terkait

BPKP Diminta Dampingi Desa Haltim Gunakan SISKEUDES
Korem 152 dan Pemkot Ternate Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun
HUT ke-81 TNI, Korem 152/Baabullah Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Lewat Turnamen Tenis
Sekda Haltim Tegaskan, Revisi RP3KP Jangan Jadikan Dokumen Pajangan
Sekda Haltim Buka FGD RP3KP, Tekankan Data Harus Riil
BPKAD Haltim Perkuat Standar Harga untuk Penyusunan APBD 2027
KONI Haltim Dorong Futsal SeOPMI Jadi Agenda Tahunan
Bicoli Open Tournament Voli 2026 Resmi Dibuka

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 11:39 WIT

BPKP Diminta Dampingi Desa Haltim Gunakan SISKEUDES

Senin, 21 September 2026 - 10:05 WIT

Sekda Haltim Minta Puskesmas Benahi Pelaporan Keuangan

Jumat, 18 September 2026 - 17:38 WIT

Korem 152 dan Pemkot Ternate Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun

Jumat, 18 September 2026 - 17:26 WIT

HUT ke-81 TNI, Korem 152/Baabullah Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Lewat Turnamen Tenis

Rabu, 16 September 2026 - 09:02 WIT

Sekda Haltim Buka FGD RP3KP, Tekankan Data Harus Riil

Berita Terbaru

Berita

BPKP Diminta Dampingi Desa Haltim Gunakan SISKEUDES

Senin, 21 Sep 2026 - 11:39 WIT

Berita

Sekda Haltim Minta Puskesmas Benahi Pelaporan Keuangan

Senin, 21 Sep 2026 - 10:05 WIT

Uncategorized

AMSI Dorong Media Maluku Utara Adaptif Hadapi Era AI

Minggu, 20 Sep 2026 - 10:25 WIT