HALTIM, GoogiraNews – PT Feni Haltim (FHT) bersama pemuda Desa Buli Asal rutin membersihkan kawasan pesisir.
Kegiatan tersebut dilakukan setiap minggu di Pantai Buli Asal, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara.
Puluhan pemuda bersama karyawan FHT turun langsung mengumpulkan sampah yang terbawa ombak.
Sampah yang dibersihkan meliputi plastik, sisa kayu, serta berbagai limbah lainnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan menjaga kebersihan dan kesehatan ekosistem pesisir.
FHT menilai keterlibatan masyarakat penting dalam menjaga lingkungan sekitar kawasan industri.
Manager External Relations PT Feni Haltim, Subarwan Sakoy mengatakan, industri tidak dapat berjalan sendiri.
“Pembangunan kawasan industri harus berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan,” kata Subarwan, Jumat (11/9/2026).
Menurutnya, aspek lingkungan menjadi salah satu prioritas dalam setiap program dan keputusan perusahaan.
Melalui kegiatan tersebut, FHT mendorong lingkungan bersih, kolaborasi kuat, serta kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah.
Subarwan mengatakan, Pantai Buli Asal memiliki nilai penting bagi kehidupan masyarakat setempat.
“Pantai yang bersih bukan hanya soal indah dipandang,” ujarnya.
Ia menyebut kebersihan pantai berkaitan dengan kesehatan, ekonomi, dan keberlanjutan kehidupan masyarakat pesisir.
FHT berencana memperluas program serupa ke desa-desa lain sekitar Kawasan Industri Buli.
Perusahaan juga membuka ruang kolaborasi melalui berbagai kegiatan untuk mendukung pengembangan industri berkelanjutan.









