Ultimatum Pemda Haltim, PT JAS Harus Segera Bayar Kompensasi Petani

- Publisher

Rabu, 29 April 2026 - 17:08 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

HALTIM, GoogiraNews – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Maluku Utara (Malut) menggelar rapat penting bersama pihak perusahaan tambang PT Jaya Alam Semesta (PT JAS) dan para petani rumput laut dari Desa Fayaul, Kecamatan Wasile Selatan.

Rapat ini membahas penyelesaian pembayaran kompensasi atas dampak pencemaran rumput laut yang diduga akibat aktivitas pertambangan perusahan tersebut.

Rapat yang berlangsung pada Rabu, (29/04/2026) di ruang rapat lantai dua Kantor Bupati Haltim, dihadiri sejumlah pejabat penting. Diantaranya Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub, Ketua DPRD Idrus Enos Maneke, Sekda Rickhy Chairul Ricfhat, para akademisi.

Hadir pula jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Polres Haltim, pihak Kejaksaan Negeri Haltim, serta perwakilan petani rumput laut Desa Fayaul.

Baca Juga :  Kajati Maluku Utara Sosialisasi Penguatan Integritas ASN di Halmahera Timur

Dalam hasil rapat yang dicapai secara musyawarah, disepakati bahwa PT JAS akan memberikan kompensasi kepada masyarakat dengan skema pembagian anggaran sebesar 50 persen untuk pembayaran langsung kepada petani terdampak, dan 50 persen lainnya dialokasikan untuk program pengembangan desa binaan oleh PT JAS.

Bupati Haltim, Ubaid Yakub, dalam keterangannya menegaskan bahwa rapat tersebut merupakan pertemuan terakhir terkait penyelesaian persoalan ini.

Ia menekankan bahwa tidak akan ada lagi rapat lanjutan, sehingga keputusan yang telah diambil harus segera direalisasikan oleh pihak perusahaan.

“Ini adalah rapat terakhir. Kami berharap PT JAS benar-benar menunjukkan komitmennya untuk segera membayar kompensasi yang telah disepakati,” tegas Ubaid.

Baca Juga :  TNI–Polri Amankan Senjata Rakitan dan Senjata Tajam Patani Barat

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keberadaan rumput laut memiliki peran vital dalam kehidupan masyarakat Desa Fayaul, khususnya di Kecamatan Wasile Selatan. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan hak-hak masyarakat terlindungi dan terpenuhi.

Perwakilan masyarakat Desa Fayaul juga menyampaikan harapan agar kesepakatan tersebut dapat segera direalisasikan tanpa penundaan, mengingat kerugian yang telah mereka alami cukup berdampak terhadap ekonomi keluarga.

Dengan tercapainya kesepakatan ini, diharapkan hubungan antara masyarakat dan perusahaan dapat kembali harmonis, serta menjadi langkah awal dalam pemulihan ekonomi warga yang terdampak. (Tim)

Berita Terkait

Sekda Haltim Kawal Tindak Lanjut Temuan Pemeriksaan BPK
Panen Perdana Bawang Merah Bima Brebes Digelar di Haltim
Bupati Ubaid Yakub Hadiri Peletakan Batu Pertama 11 Proyek Hilirisasi IWIP
Bupati Haltim Temui Kepala Sekolah, Bahas Masalah Lahan Sekolah
Gedung Serbaguna Ponpes Hidayatullah Ambruk Diterjang Puting Beliung, Bupati Haltim Turun Tangan
Perusahaan Tambang Haltim Diminta Tertibkan Kendaraan di Jalan Umum
ASN Haltim Wajib Absen Setiap Apel Pagi, Sekda Tegaskan Ada Penilaian
Putra Maluku Utara Masuk Wantimpres Prabowo, Margarito Kamis Di Lantik Presiden RI.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:32 WIT

Sekda Haltim Kawal Tindak Lanjut Temuan Pemeriksaan BPK

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:08 WIT

Panen Perdana Bawang Merah Bima Brebes Digelar di Haltim

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:55 WIT

Bupati Ubaid Yakub Hadiri Peletakan Batu Pertama 11 Proyek Hilirisasi IWIP

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:24 WIT

Bupati Haltim Temui Kepala Sekolah, Bahas Masalah Lahan Sekolah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:15 WIT

Gedung Serbaguna Ponpes Hidayatullah Ambruk Diterjang Puting Beliung, Bupati Haltim Turun Tangan

Berita Terbaru

Berita

Sekda Haltim Kawal Tindak Lanjut Temuan Pemeriksaan BPK

Selasa, 27 Okt 2026 - 09:32 WIT

Berita

Panen Perdana Bawang Merah Bima Brebes Digelar di Haltim

Jumat, 9 Okt 2026 - 06:08 WIT