Pemkab Haltim Cari Skema Pembiayaan 865 Tenaga Honorer

- Publisher

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:38 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat.

HALTIM, GoogiraNews – Pemkab Halmahera Timur tengah mencari skema pembiayaan untuk tenaga honorer setelah proses verifikasi data dimulai.

Sebanyak 865 tenaga honorer dilaporkan tersebar pada sejumlah organisasi perangkat daerah di Halmahera Timur.
Pemerintah terlebih dahulu memastikan jumlah tersebut sesuai kondisi tenaga yang masih aktif bekerja.

Sekda Halmahera Timur Ricky Chairul Richfat mengatakan, pembiayaan honorer menjadi bagian yang masih dikaji pemerintah.
Pemerintah harus menemukan mekanisme yang efektif tanpa bertentangan dengan ketentuan hukum.

“Cuma formula untuk membayarnya itu kami masih mencari formula yang efektif,” kata Ricky.
Menurutnya, pemerintah perlu mempertimbangkan berbagai alternatif pembiayaan sebelum menentukan kebijakan.

Baca Juga :  Pemkab Haltim Siapkan Aplikasi PERDANA untuk Awasi Penggunaan DAU

Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah melibatkan perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility.
Namun, skema tersebut masih dikaji agar pelaksanaannya tetap sesuai regulasi.

“Apakah menggandeng perusahaan melalui CSR-nya, atau formulanya seperti apa,” jelas Ricky.

Pemerintah belum menetapkan mekanisme pembiayaan karena masih membutuhkan kajian dan koordinasi lebih lanjut.

Di sisi lain, verifikasi tetap dilakukan untuk memastikan tenaga honorer yang masih aktif bertugas.
Data tersebut menjadi dasar penting sebelum pemerintah mengambil keputusan mengenai penataan kepegawaian.

Baca Juga :  Wawali Tidore Tekankan Standar Pelayanan Setara di Semua Dapur MBG

Ricky menyebut laporan 865 honorer berasal dari sejumlah instansi, terutama sektor pendidikan dan kesehatan.
Sementara tenaga honorer pada sektor teknis disebut sudah tidak lagi signifikan.

Hasil verifikasi nantinya digunakan untuk menghitung kebutuhan guru, tenaga medis, dan paramedis.

Langkah ini juga diharapkan membantu pemerintah mencegah kekosongan tenaga pelayanan dasar.

Pemkab Halmahera Timur terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat mengenai penataan tenaga non-ASN.
Kebijakan akhir akan diarahkan agar kebutuhan pelayanan tetap terpenuhi sekaligus mengikuti aturan yang berlaku.

Berita Terkait

Sekda Haltim Tegaskan, Revisi RP3KP Jangan Jadikan Dokumen Pajangan
Sekda Haltim Buka FGD RP3KP, Tekankan Data Harus Riil
BPKAD Haltim Perkuat Standar Harga untuk Penyusunan APBD 2027
KONI Haltim Dorong Futsal SeOPMI Jadi Agenda Tahunan
Bicoli Open Tournament Voli 2026 Resmi Dibuka
Keluhan Debu Hauling, Pemkab Haltim Turunkan Tim Investigasi
Pastikan Pelayanan Terus berjalan, Kadis PUPR Haltim Menyampaikan Permohonan Maaf
FHT dan Pemuda Buli Asal Rutin Bersihkan Pantai

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:19 WIT

Sekda Haltim Tegaskan, Revisi RP3KP Jangan Jadikan Dokumen Pajangan

Rabu, 16 September 2026 - 09:02 WIT

Sekda Haltim Buka FGD RP3KP, Tekankan Data Harus Riil

Selasa, 15 September 2026 - 12:15 WIT

BPKAD Haltim Perkuat Standar Harga untuk Penyusunan APBD 2027

Minggu, 13 September 2026 - 16:20 WIT

KONI Haltim Dorong Futsal SeOPMI Jadi Agenda Tahunan

Sabtu, 12 September 2026 - 19:36 WIT

Bicoli Open Tournament Voli 2026 Resmi Dibuka

Berita Terbaru

Berita

Sekda Haltim Buka FGD RP3KP, Tekankan Data Harus Riil

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:02 WIT

Berita

KONI Haltim Dorong Futsal SeOPMI Jadi Agenda Tahunan

Minggu, 13 Sep 2026 - 16:20 WIT

Berita

Bicoli Open Tournament Voli 2026 Resmi Dibuka

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIT