MABA, GoogiraNews — BPKAD Halmahera Timur memperkuat standar harga sebagai acuan penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027.
Upaya tersebut ditandai dengan sosialisasi SHS, SBU, HSPK dan ASB bagi PPK, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan dibuka Sekretaris Daerah Halmahera Timur Ricky Chairul Richfat, dan diikuti PPK dari lingkungan pemerintah daerah.
Sosialisasi diarahkan untuk menyamakan pemahaman mengenai standar harga dan analisis belanja daerah.
Kepala BPKAD Halmahera Timur, Joko Lelono, meminta peserta berperan aktif selama mengikuti sosialisasi.
Ia menekankan data satuan harga harus disusun berdasarkan kebutuhan riil setiap kegiatan.
“Data satuan harga seharusnya berasal dari OPD teknis, karena OPD teknis merupakan pelaksana kegiatan,” ujar Joko.
Menurutnya, data dari OPD teknis dapat menggambarkan kebutuhan dan kondisi pelaksanaan kegiatan secara tepat.
Pemutakhiran data harga dinilai penting untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah.
Standar tersebut diharapkan mendukung penyusunan anggaran yang rasional, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta juga diperkenalkan dengan tools yang dikembangkan BPKAD bersama konsultan.
Tools itu disiapkan sebagai instrumen pendukung dalam proses penyusunan anggaran daerah.
Sekretaris Daerah meminta seluruh PPK mengikuti materi sosialisasi dengan serius dan penuh tanggung jawab.
Ia menegaskan materi yang diperoleh harus diterapkan dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027.
“Seluruh peserta harus serius mengikuti kegiatan ini dan mengaplikasikan materi dalam penyusunan APBD Tahun 2027,” tegas Sekda.
Menurutnya, penerapan standar secara tepat dapat menghasilkan perencanaan anggaran yang akurat dan berkualitas.
Sekda menegaskan penyusunan APBD tidak hanya berorientasi pada besaran angka dalam dokumen anggaran.
Program dan kegiatan harus disusun berdasarkan kebutuhan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia berharap sosialisasi menghasilkan pemahaman yang sama bagi seluruh PPK mengenai standar harga dan analisis belanja.
Kesamaan pemahaman tersebut diharapkan mampu meminimalkan kesalahan dalam perencanaan dan penganggaran.
Sosialisasi mengusung tema “Standar Harga Tepat untuk Anggaran Akurat dan Berkualitas”.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan tata kelola keuangan daerah di Halmahera Timur.
Setelah memberikan sambutan, Sekretaris Daerah secara resmi membuka sosialisasi SHS, SBU, HSPK dan ASB.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembahasan teknis untuk mendukung penyusunan APBD 2027.









