HALTIM,GoogiraNews — Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur mulai mematangkan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 yang akan diperingati pada 30 Mei 2026. Perayaan tahun ini diarahkan tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi ruang kolaborasi yang melibatkan masyarakat secara luas.
Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, menegaskan bahwa konsep peringatan HUT harus dibangun dengan pendekatan partisipatif.
Menurutnya, kabupaten bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik seluruh masyarakat yang menjadi bagian dari Halmahera Timur.
“Perayaan ini harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Jangan hanya menjadi agenda seremonial, tetapi harus memberi manfaat nyata,” ujar Ubaid, Selasa (29/4/2026).
Sebelumnya, Bupati telah menunjuk Kepala Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup, Ardiansyah Madjid, sebagai ketua panitia HUT ke-23. Ia diberi kewenangan penuh untuk menyusun struktur kepanitiaan sekaligus merancang berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan hingga puncak peringatan.
Bupati menekankan agar seluruh rangkaian kegiatan mampu menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif. Ia juga mendorong agar potensi lokal, baik budaya maupun ekonomi, dapat ditampilkan sebagai bagian dari perayaan.
“Libatkan masyarakat sebanyak mungkin. Beri ruang bagi pelaku usaha, komunitas, dan generasi muda untuk ikut ambil bagian,” tegasnya.
Selain memperkuat kebersamaan, peringatan HUT ini juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal. Kegiatan yang dirancang diharapkan memberi dampak langsung bagi pelaku usaha kecil dan menengah serta menjadi ajang promosi potensi daerah.
Ubaid juga mengingatkan pentingnya menampilkan identitas budaya Halmahera Timur dalam setiap agenda. Hal ini dinilai penting untuk memperkuat jati diri daerah di tengah perkembangan zaman.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, pemerintah optimistis HUT ke-23 Halmahera Timur akan berlangsung meriah dan berkesan. Lebih dari itu, perayaan ini diharapkan menjadi simbol kebersamaan dan semangat kolektif dalam membangun daerah ke depan.









