HALTIM, GoogiraNews-Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, meninjau langsung lokasi banjir di Desa Dorolamo dan Martana Jaya, Selasa (2/6/2026). Kunjungan tersebut bertujuan memastikan seluruh langkah tanggap darurat pascabanjir berjalan baik serta efektif bagi masyarakat terdampak.
Selain memantau sejumlah titik rawan, bupati berdialog bersama warga dan pemangku kepentingan setempat secara langsung. Pertemuan tersebut membahas langkah teknis lanjutan guna mencegah bencana serupa kembali terjadi pada masa mendatang.
Dalam rapat itu, pemerintah daerah menyepakati perlunya kajian teknis menyeluruh dengan melibatkan masyarakat terdampak secara aktif.
“Karena ini secara teknis, saya akan memanggil dinas terkait untuk membicarakan langkah lanjutan bersama,” kata Ubaid.
Bupati juga meminta perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut mendukung upaya penanganan lanjutan pemerintah daerah.
“Saya meminta sementara tidak melakukan penebangan kayu dalam radius satu kilometer dari kawasan permukiman warga,” tegasnya.
Menurut Ubaid, tim teknis akan melakukan survei dan pemetaan guna memastikan penanganan menyentuh akar persoalan utama. Pemerintah daerah juga akan berkoordinasi dengan balai wilayah sungai agar pelaksanaan program berjalan lebih cepat.
“Penanganan lanjutan ini bersifat mendesak dan strategis sehingga prosesnya harus berjalan cepat serta terukur,” katanya.
Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko banjir dan memberikan perlindungan lebih baik bagi masyarakat setempat.
Untuk penanganan berikutnya, pemerintah menyiapkan pembangunan kanal baru, pintu air, gorong-gorong, serta jembatan penghubung wilayah.
Pada titik tertentu yang rawan longsor, pemerintah juga mempertimbangkan pemasangan bronjong sebagai pengaman tambahan kawasan.
Usai meninjau lokasi tanggap darurat di Dorolamo, bupati melanjutkan kunjungan ke sekolah Martana Jaya setempat. Kegiatan itu turut didampingi BPBD, Perkim, pemerintah desa, kecamatan, serta perwakilan perusahaan yang hadir bersama.









