Kekurangan Guru dan Nakes Jadi Fokus Penataan Honorer Haltim

- Publisher

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

HALTIM, GoogiraNews – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur memprioritaskan penataan honorer untuk menjawab kekurangan guru dan tenaga kesehatan.

Sebanyak 865 tenaga honorer kini diverifikasi untuk mengetahui kondisi tenaga yang benar-benar masih aktif.
Data tersebut akan membantu pemerintah menentukan kebutuhan personel pada sekolah dan fasilitas kesehatan.

Sekda Halmahera Timur Ricky Chairul Richfat mengatakan, kebutuhan tenaga pelayanan dasar masih menjadi perhatian pemerintah.
Menurutnya, kekurangan guru, tenaga medis, dan paramedis masih terjadi di sejumlah wilayah.

“Kalau misalkan kami tidak melakukan penetrasi di tenaga honorer, ya akan terjadi kekosongan,” ujar Ricky, saat dikonfirmasi, Selasa (4/8/2026).

Baca Juga :  Pemkab Haltim Siapkan Aplikasi PERDANA untuk Awasi Penggunaan DAU

Ia menilai keberadaan tenaga honorer masih berperan penting dalam menjaga pelayanan dasar masyarakat.

Verifikasi dilakukan terhadap data yang dilaporkan sejumlah perangkat daerah terkait.

Instansi yang menjadi sumber utama data tersebut ialah Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan RSUD.

Ricky mengatakan proses tersebut diperlukan untuk mengetahui jumlah honorer yang masih menjalankan tugas.
Pemerintah juga ingin memastikan kebutuhan tenaga di setiap sektor sesuai kondisi lapangan.

“Dibandingkan daerah lain, Halmahera Timur ini kan kekosongan untuk tenaga medis, paramedis, dan guru masih besar,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Ubaid Tegaskan Penguatan ASN pada Rakornas Kepegawaian BKN 2025

Kondisi itu menjadi salah satu pertimbangan dalam penyusunan kebijakan penataan tenaga honorer.

Pemkab Haltim selanjutnya akan menyusun kebijakan berdasarkan hasil verifikasi tersebut.
Penataan diharapkan mampu mencegah kekosongan tenaga pada sektor pendidikan dan kesehatan.

Pemerintah juga masih mencari skema pembiayaan gaji honorer yang sesuai regulasi.

Salah satu alternatifnya adalah melibatkan perusahaan melalui program CSR untuk mendukung kebutuhan tersebut.

“Formulanya seperti apa, sehingga tidak melanggar secara ketentuan atau regulasi hukum,” jelas Ricky.

Koordinasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan agar kebijakan daerah memiliki dasar yang sesuai aturan.

Berita Terkait

Pemkab Haltim Bayarkan TPP Tahap II, Bupati Sebut Hadiah HUT RI
PT FHT Jelaskan Status AMDAL dan Konsultasi Publik Kawasan Buli
Pemkab Haltim Cari Skema Pembiayaan 865 Tenaga Honorer
Kredit Macet Hambat Akses Modal UMKM di Halmahera Timur
Pemkab Haltim Siapkan Aplikasi PERDANA untuk Awasi Penggunaan DAU
Pemda Haltim Verifikasi 865 Honorer untuk Pastikan Data Aktif
Workshop Administrasi Veteran RI 2026 Dorong Validasi Data dan Peningkatan Layanan Veteran
Bupati Ubaid Buka Pelaksanaan TMMD Ke-129: Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:23 WIT

Pemkab Haltim Bayarkan TPP Tahap II, Bupati Sebut Hadiah HUT RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:29 WIT

PT FHT Jelaskan Status AMDAL dan Konsultasi Publik Kawasan Buli

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:38 WIT

Pemkab Haltim Cari Skema Pembiayaan 865 Tenaga Honorer

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:27 WIT

Kredit Macet Hambat Akses Modal UMKM di Halmahera Timur

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:11 WIT

Pemkab Haltim Siapkan Aplikasi PERDANA untuk Awasi Penggunaan DAU

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat.

Berita

Pemkab Haltim Cari Skema Pembiayaan 865 Tenaga Honorer

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:38 WIT

Berita

Kredit Macet Hambat Akses Modal UMKM di Halmahera Timur

Jumat, 7 Agu 2026 - 11:27 WIT