DPRD Haltim Desak Evaluasi IUP PT ARA di Wasile

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026 - 06:35 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALTIM, GoogiraNews – Komisi III DPRD Kabupaten Halmahera Timur menyoroti tindakan PT Alam Raya Abadi terhadap warga setempat. Sorotan itu berkaitan dengan pelaporan masyarakat usai aksi pemalangan lokasi operasional tambang di Kecamatan Wasile.

Ketua Komisi III DPRD Haltim, Ashadi Tajuddin, menyampaikan sikapnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (17/2/2026). Ia menilai penyelesaian masalah seharusnya ditempuh melalui dialog terbuka, bukan langsung dilaporkan kepada aparat penegak hukum.

Menurutnya, pendekatan persuasif lebih bijak guna menjaga hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat terdampak. “Paling tidak dimusyawarahkan dengan baik sehingga mencapai kesepakatan antara pihak perusahaan dan pemilik lahan,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Halteng Pastikan Tenaga Pendukung Aman dan Gaji Dibayar

Ashadi menegaskan DPRD tidak ingin masyarakat menjadi korban hukum akibat konflik lahan tersebut. Ia mengingatkan perusahaan agar menghargai warga yang telah lama bermukim sebelum aktivitas pertambangan berjalan.

Keberadaan perusahaan, lanjutnya, harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar wilayah tambang. Jika tidak, maka tujuan investasi untuk meningkatkan kesejahteraan dan membuka lapangan kerja menjadi sia-sia.

Komisi III juga mempertimbangkan langkah tegas apabila persoalan ini tidak segera diselesaikan perusahaan. DPRD berencana meminta inspektur tambang mengkaji kembali izin usaha pertambangan milik PT ARA.

Baca Juga :  Bupati Ubaid Didampingi Ketua PKK Haltim Hadiri Puncak Harganas

Penilaian itu didasarkan pada sejumlah persoalan yang kerap terjadi antara perusahaan dan masyarakat. DPRD bahkan akan meminta Kementerian ESDM mengevaluasi seluruh IUP perusahaan tambang di wilayah Haltim.

Meski demikian, DPRD tetap mendukung iklim investasi yang sehat dan berkeadilan bagi masyarakat. “Kami meminta Inspektur Tambang dan Kementerian ESDM agar mengevaluasi seluruh IUP Perusahaan Tambang yang ada di Haltim terutama PT ARA,” katanya.

Berita Terkait

TNI–Polri Amankan Senjata Rakitan dan Senjata Tajam Patani Barat
Brigjen Enoh Tegaskan Konflik di Patani Barat Bukan Isu SARA
Danrem 152/Baabullah Enoh Solehudin Mediasi Konflik Masyarakat di Patani Barat
Danrem 152 Baabullah Temui Tokoh Masyarakat, Redam Konflik Dua Desa di Patani Barat
Salat Idulfitri 1447 H di Ternate Dipusatkan di Gelora Kie Raha
TPP THR ASN Halteng Naik Jadi 100 Persen Jelang Idul Fitri
Pemkab Haltim Sediakan Layanan Kesehatan Gratis untuk Pemudik
Bupati Halteng Pastikan Tenaga Pendukung Aman dan Gaji Dibayar
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 11:50 WIT

TNI–Polri Amankan Senjata Rakitan dan Senjata Tajam Patani Barat

Minggu, 5 April 2026 - 11:45 WIT

Brigjen Enoh Tegaskan Konflik di Patani Barat Bukan Isu SARA

Minggu, 5 April 2026 - 11:40 WIT

Danrem 152/Baabullah Enoh Solehudin Mediasi Konflik Masyarakat di Patani Barat

Minggu, 5 April 2026 - 11:35 WIT

Danrem 152 Baabullah Temui Tokoh Masyarakat, Redam Konflik Dua Desa di Patani Barat

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:42 WIT

Salat Idulfitri 1447 H di Ternate Dipusatkan di Gelora Kie Raha

Berita Terbaru